Jum’at, 1 April 2022 menjadi hari yang penuh semangat dan eksplorasi bagi para scientist cilik SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih. Dalam pembelajaran IPAS, siswa menguji ilmu yang telah mereka pelajari dengan mewujudkannya dalam bentuk prototipe rangkaian listrik seri dan paralel.

Berbekal baterai, kabel, sakelar, dan lampu kecil, para siswa bekerja dalam kelompok untuk merancang dan menyusun rangkaian listrik. Tidak hanya sekadar merakit, mereka juga mendemonstrasikan hasil percobaan di hadapan teman-temannya serta menjelaskan cara kerja masing-masing rangkaian.

Dalam kegiatan ini, siswa menganalisis:

  • Perbedaan karakteristik rangkaian seri dan paralel.

  • Kelebihan dan kekurangan masing-masing rangkaian.

  • Dampak jika salah satu lampu dilepas atau rusak.

  • Solusi untuk mengatasi kelemahan pada rangkaian tertentu.

Melalui proses tersebut, siswa belajar berpikir kritis, memecahkan masalah, serta berlatih menyampaikan hasil pengamatannya secara sistematis. Mereka tidak hanya memahami teori kelistrikan, tetapi juga mengalami langsung proses eksperimen ilmiah.

Pembelajaran berbasis praktik seperti ini memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan bermakna. Siswa diajak untuk aktif, kolaboratif, dan kreatif dalam menemukan solusi. Inilah wujud nyata komitmen SD MUTU Ngadiluwih dalam menghadirkan pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter.

Semoga semangat para scientist cilik ini terus tumbuh, menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh dalam dunia ilmu pengetahuan, serta melahirkan generasi yang Anggun, Kreatif, dan Berkarakter. ✨