
Sabtu malam, 20 Juni 2026.
Langit cerah. Lampu sorot menari-nari di udara. Kamera sibuk merekam momen. Sementara di beberapa sudut, ada yang diam-diam menahan haru.
Yap, malam itu adalah malam pelepasan siswa-siswi kelas VI SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih.
Malam yang mungkin hanya berlangsung beberapa jam, tetapi kenangannya bakal tersimpan bertahun-tahun.
Acara dihadiri oleh Ketua PCM Ngadiluwih, Bapak Hendy Ramdani, komite sekolah, kepala sekolah perguruan, pengurus paguyuban wali murid, guru, orang tua, dan tentu saja para pemeran utama malam itu: siswa-siswi kelas VI yang sebentar lagi melangkah ke jenjang berikutnya.
Diawali lantunan Surat Luqman yang membuat suasana langsung terasa khidmat. Setelah itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, Bapak Moch. Safi’i, M.Pd., menyampaikan pesan yang begitu ngena dengan mengutip pesan KH Ahmad Dahlan:
“Jadilah insinyur, dokter, polisi, tentara, apoteker, dan profesi hebat lainnya. Tapi kalau sudah sukses, jangan lupa pulang. Jangan lupa Muhammadiyah.”
Simple, tapi dalam.
Lalu tibalah salah satu sesi yang bikin suasana mendadak sendu.
Perwakilan wali murid, Ibu Andin, menyampaikan kesan dan pesan setelah enam tahun membersamai perjalanan anak-anak di SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih.
Beliau mengungkapkan rasa bangga sekaligus berat untuk berpisah.
Karena ternyata, enam tahun itu cukup untuk mengubah sekolah menjadi rumah kedua dan guru-guru menjadi keluarga.
🥹💙
Malam itu juga menjadi panggung apresiasi bagi para siswa berprestasi.
Trophy penghargaan diberikan kepada siswa dengan capaian terbaik, termasuk peraih nilai TKA MM tertinggi dan prestasi membanggakan dengan nilai sempurna pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Nggak cuma itu.
Ada juga momen spesial saat paguyuban wali murid menyerahkan tali asih berupa 6 tenda regu secara simbolis kepada sekolah.
Bukan sekadar tenda.
Tapi simbol dukungan, kebersamaan, dan cinta orang tua kepada sekolah yang selama ini membersamai tumbuh kembang putra-putri mereka.
Dan ketika acara hampir selesai…
Tidak ada yang benar-benar siap mengucapkan selamat tinggal.
Karena beberapa pertemuan memang diciptakan untuk menjadi kenangan.
Selamat melanjutkan perjalanan, anak-anak hebat SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih.
Terbanglah setinggi langit.
Tapi jangan lupa tempat pertama kalian belajar bermimpi. ✨


