Kalau melihat suasana kelas ini, mungkin ada yang mengira anak-anak sedang bermain tebak-tebakan. Padahal, mereka sedang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi yang menjadi pondasi penting dalam dunia literasi, yaitu membedakan huruf kapital dan huruf kecil.
Sejak pembelajaran dimulai, semangat siswa-siswi Kelas 1 SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih langsung terpancar. Dengan penuh rasa ingin tahu, mereka berlomba-lomba mengamati setiap huruf, menjawab pertanyaan guru, dan menunjukkan mana huruf kapital serta mana huruf kecil. Suasana kelas pun berubah menjadi lebih hidup, aktif, dan penuh keceriaan.
Yang menarik, pembelajaran tidak hanya berfokus pada menghafal bentuk huruf. Guru mengajak siswa belajar melalui berbagai aktivitas yang interaktif sehingga anak-anak merasa seperti sedang bermain, padahal mereka sedang membangun kemampuan dasar membaca dan menulis. Tak heran jika tawa, semangat, dan rasa penasaran terus mewarnai setiap proses belajar.
Meski terlihat sederhana, mengenal perbedaan huruf kapital dan huruf kecil merupakan bekal penting dalam kemampuan literasi. Dari sinilah anak-anak mulai belajar menulis nama dengan benar, memahami aturan penulisan kalimat, hingga membangun kebiasaan membaca yang baik sejak dini.
Di SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, kami percaya bahwa belajar akan lebih mudah dipahami ketika anak merasa senang melakukannya. Oleh karena itu, setiap pembelajaran dirancang agar siswa aktif berpartisipasi, berani bertanya, dan percaya diri dalam menyampaikan jawaban.
Karena sejatinya, literasi bukan dimulai saat anak mampu membaca buku yang tebal, tetapi ketika mereka berani mengenal dan memahami setiap huruf dengan penuh semangat. Dari satu huruf, lahirlah satu kata. Dari satu kata, lahirlah ilmu. Dan dari ilmu, lahirlah generasi yang siap meraih masa depan.
Di SD MUTU, setiap pelajaran adalah langkah kecil menuju mimpi yang besar. ππ
