Jumat, 24 Juli 2026 menjadi hari yang penuh inspirasi di SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih (SD MUTU). Kami mendapat kehormatan menyambut keluarga besar SD Muhammadiyah 3 Ngasem Kabupaten Kediri dalam rangka studi banding untuk saling berbagi pengalaman, ide, dan praktik baik demi memajukan pendidikan Muhammadiyah.

Pertemuan berlangsung hangat di Laboratorium Komputer SD MUTU. Rombongan SD Muhammadiyah 3 Ngasem disambut langsung oleh Kepala SD MUTU, Bapak Moch. Safi’i, M.Pd., didampingi Bidang Kesiswaan, Bidang Kurikulum, dan Bidang Sarana Prasarana. Sementara itu, guru-guru SD MUTU lainnya tetap menjalankan agenda sekolah dengan mendampingi siswa-siswi mengikuti kegiatan Pembinaan Hizbul Wathan (HW).

Suasana diskusi diawali dengan paparan yang membawa seluruh peserta kembali menengok perjalanan panjang SD MUTU. Bapak Joko Agus Purnomo, selaku Bidang Kesiswaan sekaligus salah satu guru pendahulu SD MUTU, membagikan kisah perjuangan di masa-masa awal berdirinya sekolah. Dengan penuh semangat, beliau menceritakan bagaimana SD MUTU tumbuh dari berbagai keterbatasan, menghadapi beragam tantangan, hingga perlahan mendapatkan kepercayaan masyarakat berkat kerja keras, kekompakan, dan komitmen seluruh warga sekolah. Kisah tersebut menjadi inspirasi bahwa sebuah sekolah unggul tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui proses panjang, dedikasi, dan semangat untuk terus berbenah dari waktu ke waktu.

Setelah sesi berbagi sejarah, diskusi berlanjut dengan suasana yang semakin cair. Berbagai topik dibahas, mulai dari pengelolaan sekolah, implementasi kurikulum, program unggulan, pengembangan karakter siswa, hingga strategi membangun branding sekolah yang kuat. Momen ini menjadi bukti bahwa sekolah hebat lahir dari semangat berkolaborasi, saling belajar, dan saling menginspirasi, bukan berjalan sendiri-sendiri.

Yang bikin suasana makin akrab, obrolan seru ditemani sajian sederhana yang penuh makna. Kopi dan tape menjadi teman diskusi yang sukses mencairkan suasana. Benar kata pepatah versi hari itu, “Kopi dan tape satukan SD MUTU dan SD MUHTI.” Dari secangkir kopi dan manisnya tape, lahirlah banyak gagasan serta semangat baru untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat antara SD Muhammadiyah 3 Ngasem dan SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih. Karena ketika sekolah saling berbagi pengalaman dan inspirasi, yang bertumbuh bukan hanya kualitas lembaga, tetapi juga harapan untuk melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Menginspirasi, maju bersama SD MUTU Ngadiluwih. Bersama berkolaborasi, bersama mencetak generasi unggul, Islami, dan berkemajuan. 💙✨