Lihat postingan ini di Instagram
Di SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih (SD MUTU), pembelajaran tentang nilai-nilai keislaman tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Ada kebiasaan-kebiasaan sederhana yang terus dibangun dalam keseharian siswa. Salah satunya adalah dzikir bersama setelah salat Dzuhur berjamaah.
Setiap selesai melaksanakan salat Dzuhur secara berjamaah, siswa-siswi SD MUTU tidak langsung beranjak meninggalkan masjid. Mereka bersama-sama melanjutkan dengan dzikir yang dipandu secara tertib. Suasana yang sebelumnya ramai oleh aktivitas sekolah berubah menjadi lebih tenang dan khidmat.
Lantunan dzikir terdengar bersama. Anak-anak mengikuti bacaan dengan tertib, sekaligus belajar menikmati sebuah jeda untuk menenangkan diri setelah menjalani berbagai aktivitas pembelajaran.
Dari Masjid, Menanamkan Kebiasaan Baik
Bagi SD MUTU, kegiatan dzikir bersama bukan sekadar rutinitas setelah salat. Di balik kegiatan yang terlihat sederhana ini, ada proses pendidikan karakter yang terus ditanamkan.
Siswa dibiasakan untuk mengingat Allah, bersyukur, menjaga ketenangan, serta melatih kedisiplinan dalam beribadah. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti ketika anak berada di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa dalam kehidupan sehari-hari.
Karena karakter tidak lahir secara instan. Ia tumbuh dari kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang.
Hari ini mungkin hanya beberapa menit duduk bersama dan melafalkan dzikir. Namun jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter religius yang melekat dalam diri anak.
Bukan Sekadar Hafal Bacaan, tetapi Belajar Menghayati
Dzikir juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar berhenti sejenak dari kesibukan. Setelah mengikuti pembelajaran, bermain, berdiskusi, dan melakukan berbagai aktivitas sekolah, mereka diajak kembali menghadirkan ketenangan melalui dzikir.
Momen ini menjadi pengingat bahwa aktivitas belajar di sekolah tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan pikiran, tetapi juga menumbuhkan hati yang dekat dengan Allah dan karakter yang baik.
Di sinilah pendidikan menjadi lebih bermakna. Anak-anak belajar bahwa setelah berusaha dan beraktivitas, ada waktu untuk bersyukur, mengingat Allah, dan menenangkan hati.
Kebiasaan Kecil, Bekal Besar
SD MUTU terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.
Salat Dzuhur berjamaah dan dzikir bersama menjadi salah satu bagian dari ikhtiar tersebut. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, berakhlak baik, serta memiliki kesadaran dalam menjalankan nilai-nilai keislaman.
Sebab, pendidikan sejatinya bukan hanya tentang apa yang anak ketahui, tetapi juga tentang apa yang anak biasakan dan bagaimana ia bersikap.
Dari masjid, dari dzikir yang dilantunkan bersama, dari kebiasaan sederhana setiap hari, SD MUTU terus menanamkan satu pesan penting:
Kebaikan yang dilakukan berulang-ulang akan tumbuh menjadi karakter. πΏ
Dan mungkin, dari beberapa menit dzikir setelah Dzuhur hari ini, kelak akan tumbuh generasi yang bukan hanya cerdas pikirannya, tetapi juga tenang hatinya, baik akhlaknya, dan kuat nilai keislamannya.
SD MUTU β Sekolah Unggul, Islami, dan Berkemajuan.

