
Ngadiluwih, 23 Juli 2026 β SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih hari ini dipenuhi semangat, keceriaan, dan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Sebanyak 151 peserta dari berbagai sekolah, Madrasah, TPQ, Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Kediri mengikuti Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Muhammadiyah Kabupaten Kediri.
Sejak pagi hari, para peserta berdatangan dengan didampingi guru dan orang tua masing-masing. Mereka hadir membawa semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam bidang keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antar warga Muhammadiyah.
Kegiatan yang mengusung tema “Sportif, Berkemajuan, dan Berprestasi” ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan Sunnah, sekaligus menjadi wadah pembinaan bakat, kreativitas, keberanian, dan karakter Islami.
Suasana sekolah tampak begitu hidup. Di area masjid sekolah, para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bergantian melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan penuh penghayatan dan keindahan suara. Sementara di ruang-ruang kelas, peserta cabang lomba lainnya tampak serius mempersiapkan penampilan terbaik mereka di hadapan dewan juri.
Tercatat sebanyak 151 peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan yang digelar pada FASHMU tahun ini. Pada cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dilaksanakan di masjid sekolah, terdapat 12 peserta kelompok usia 5β12 tahun dan 10 peserta kelompok usia 13β17 tahun.
Cabang lomba yang paling banyak diminati adalah Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ). Bertempat di ruang kelas 1A dan 1B, lomba ini diikuti oleh 53 peserta kelompok usia 5β12 tahun serta 22 peserta kelompok usia 13β17 tahun. Para peserta menunjukkan kemampuan hafalan Al-Qur’an yang luar biasa, mulai dari kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, hingga adab ketika membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Sementara itu, ruang Aula Lantai 3 menjadi pusat perhatian dalam pelaksanaan Pemilihan Da’i Cilik (PILDACIL) yang diikuti oleh 22 peserta. Dengan penuh percaya diri, para peserta menyampaikan pesan-pesan Islami mengenai akhlak, kejujuran, bakti kepada orang tua, hingga pentingnya menjadi anak saleh di era modern.
Kreativitas seni Islam juga mendapat tempat dalam FASHMU melalui cabang Lomba Kaligrafi Islami (LKI) yang berlangsung di ruang kelas 2A dan 2B. Sebanyak 9 peserta menunjukkan keterampilan mereka dalam menulis ayat-ayat Al-Qur’an dengan indah dan penuh ketelitian.
Tidak kalah menarik, cabang Qiroatul Kitab (LQK) yang dilaksanakan di ruang kelas 3C diikuti oleh 7 peserta. Dalam lomba ini, peserta dituntut memiliki kemampuan membaca, menerjemahkan, dan menjelaskan isi kitab secara baik dan benar.
Sedangkan pada cabang Syarhil Qur’an (LSQ) terdapat 1 tim yang terdiri dari 3 peserta. Mereka menampilkan kemampuan tilawah, terjemah, dan penyampaian pesan Al-Qur’an secara terpadu, sehingga memberikan warna tersendiri dalam rangkaian perlombaan FASHMU 3 tahun ini.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, FASHMU 3 menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi para peserta. Anak-anak belajar untuk tampil percaya diri, berlatih disiplin, menghargai proses, menerima hasil dengan lapang dada, serta menjadikan kompetisi sebagai media untuk meningkatkan kualitas diri.
Seluruh warga SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Guru, karyawan, panitia, dan para relawan bekerja sama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.
Melalui Festival Anak Sholeh Muhammadiyah ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, semangat dakwah, dan kecintaan yang mendalam terhadap ajaran Islam. Sebab sejatinya, keberhasilan tidak hanya diukur dari piala dan penghargaan yang diraih, tetapi juga dari semangat belajar dan perjuangan untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik.
Semoga FASHMU 3 2026 menjadi langkah nyata dalam mencetak kader-kader Muhammadiyah yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus perjuangan dakwah Islam berkemajuan di masa yang akan datang.




